Kitab Suci Hartaku

Sedang mendengar presentasi dari museum LAI (Lembaga ALkitab Indonesia) Salemba.

Terharu mendengar penjelasan dari pihak LAI tentang penterjemahan Alkitab ke bahasa-bahasa daerah dan penyebarannya yang tingkat kesulitannya tinggi ke desa-desa terpencil.

Untuk terjemahan ke satu bahasa daerah dari bahasa asli, PL membutuhkan 10-15 tahun dengan biaya sekitar 800-an juta, PB membutuhkan 5-10 tahun dangan biaya sekitar 700 juta dan persiapan pra cetak 6 bulan-1 tahun.

Distribusi ke daerah-daerah terpencil melalui sungai atau laut dan juga jalan kaki cukup jauh dengan membawa kardus-kardus berisi Alkitab yang dibungkus plastik agar tidak basah.

Perjuangan yang sangat lama, sangat berat dan sangat mahal dalam rangka setiap orang di daerah terpencil sekalipun dapat menikmati perjumpaan dengan Allah melalui pembacaan Alkitab yang dimengerti dalam bahasanya.

Terpujilah TUHAN yang sangat merindukan setiap manusia di pelosok sekalipun mengenal Diri-Nya melalui Kitab Suci.

Kitab Suci, hartaku,
tak ternilai hargamu;
olehmu terungkaplah
siapa ‘ku sesungguhnya.
Alkitab membimbingku pada Jurus’lamatku
dan membuatku sedar bila aku tak benar
‘Ku dihibur olehnya bila susah dan lelah
dan diajar beriman,
atas maut pun ‘ku menang.
☆Sukacita yang baka diungkapkan olehnya.
Kitab Suci, hartaku, tak ternilai hargamu.

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
(2 Timotius 3:16-17)

Wonderful Words of Life