Jujur dan Setia

Orang paling berhikmat di bumi ini pernah menuliskan, “Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong” (Amsal 19:22). Itu artinya, kepercayaan lebih berharga daripada kekayaan, dan memang begitulah adanya.

Ketika kita mendengar tentang artis yang bercerai, hal itu mencerminkan bahwa kepercayaan di antara keduanya telah rusak. Mereka masih memiliki kekayaan, namun ternyata kekayaan itu tidak bisa membuat hubungan mereka bertahan.

Sebaliknya, banyak orang yang hidupnya sederhana, justru keluarganya bertahan sampai anak-cucu.

Ada sebuah lagu yang syairnya mengatakan “lebih baik sakit hati daripada sakit gigi,” dan itu menggambarkan bahwa kepercayaan itu juga lebih berharga daripada kesehatan. Si penyanyi mengatakan bahwa sakit hati akibat dikhianati itu lebih menderita daripada sakit gigi.

Kepercayaan itulah yang mendasari hubungan-hubungan di antara manusia. Orang-orang bersahabat karena adanya rasa saling percaya di antara mereka. Mereka percaya, bahwa sahabat mereka layak dipercaya, dan mereka tentunya berusaha untuk menjaga rasa percaya di antara mereka.

Rasa saling percaya akan kesetiaan masing-masing itu jugalah yang membuat orang-orang berpacaran, kemudian menikah.

Marilah kita memupuk sikap jujur dan setia, sama seperti yang dikatakan dalam Amsal tadi. Tuhan memberkati.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.